November 08, 2010

Di Kaki Merapi

Di kaki Merapi aku bersimpuh

Di kaki Merapi aku merasa takjub

Di kaki Merapi aku merasa kecil

Di kaki Merapi aku tak bisa berkata-kata



Di kaki Merapi aku merasa utuh

Di kaki Merapi aku meneteskan air mata

Di kaki Merapi aku sirna

Tiada…



Yang tertinggal hanyalah

Gelap malam…

Dan…gemuruh keagungan abadi-Nya



Dipersembahkan utk Dedikasi dan Loyalitas Mbah Maridjan.



We Love U Mbah…

Yogyakarta, 26 Oktober 2010



Sumber: http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2010/10/27/di-kaki-merapi/

Tidak ada komentar: