November 18, 2010

Gus Dur Terima Gelar Pahlawan

Jasa besar (almarhum) Gus Dur tak hanya diapresiasi di dalam negeri. Tapi juga di seluruh dunia. Inilah alasan Yayasan Anand Ashram menganugerahkan gelar Pahlawan kepada beliau. Anand Krishna menyerahkan sertifikat tersebut kepada Gus Nuril pada malam puncak acara 2nd Internasional Bali Meditator’s Festival (IBMF), Minggu (14/11/2010) di Bale Banjar, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Berikut ini kutipan isi sertifikat yang dibacakan langsung oleh Anand Krishna, “Yayasan Anand Ashram yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan bangga menominasikan dan menyatakan K.H Abdurrahman Wahid, Presiden keempat Republik Indonesia sebagai Pahlawan Nasional bagi Masyarakat Indonesia. Diajukan oleh Anand Krishna dan semua peserta IBMF kedua di Ubud, Bali, 12-14 November 2010. Tertanda Anand Krishna dan dr. Wayan Sayoga.”

Lebih lanjut penulis produktif 140 buku lebih itu mengatakan, “Sertifikat ini diberikan dengan dukungan yang tulus dan ikhlas dari semua yang hadir di sini. Apakah kita semua setuju?” Serentak disambut riuh tepuk tangan dan ucapan kata setuju oleh ratusan peserta IBMF kedua yang berasal dalam dan luar negeri.

Tokoh humanis perdamaian tersebut menambahkan, “Sesungguhnya sertifikat ini bukan hanya dari bangsa Indonesia, tapi juga dari bangsa dunia. Ada dari Amerika, Eropa, semua benua ada di sini. Jadi bukan lagi pahlawan nasional, tapi juga pahlawan internasional Indonesia.”

Kemudian setelah menerima sertifikat tersebut, Gus Nuril menanggapi, “Saya melihat kebesaran Tuhan, kebesaran Allah ada pada Kakanda Anand Krishna yang difasilitasi oleh saudara saya dokter Sayoga. Saya melihat Allah hadir di sini. Saya melihat ribuan malaikat, milyaran malaikat menyaksikannya, dan saya melihat ketulusan hati saudara-saudari semua. Terimakasih seluruh bangsa dunia.”

IBMF ke-2 kali ini memang menghadirkan banyak tokoh. Antara lain Ida Pedanda Sebali Tianyar, Margot Anand, I Ketut Rsana, Maya Safira Muchtar, Ma Anand Bhagawati, Indra Udayana, LK Suryani, Prabu Darmayasa, Pendeta Mindawati Perangin Angin, dan Sri Nyoman Aryana. Acara penutupannya turut dimeriahkan oleh sanggar Bona Alit.

Tahun 2010 IBMF mengusung tema Vasudhaiva Kutumabakam atau seluruh dunia ialah satu keluarga. Acara ini diharapkan menjadi sarana mawas diri. Di abad ke-21 ini manusia terlalu sibuk mengejar materi. Bahkan sampai melupakan olah batin. Meditasi menjadi obat mujarab untuk hidup sehat secara holistik bagi orang modern.

Video Penganugerahan dapat dilihat di: http://www.youtube.com/watch?v=fF__KuQl0r0

1 komentar:

piSS-bloGGer mengatakan...

Memanag sangat tepat jika Gusdur di anugerahi Gelar pahlawan. Sayang pemerintah kita tidak bisa melihat ini.

Apalagi kalo urusan pruralitas, Gusdur hadir selalu di depan dan tidak takut manyuarahan hal itu.

Mas Nugroho thanks sharenya salam ngeblog!