Mei 22, 2011

Anand Krishna Persembahkan Patung Buddha untuk Yang Mulia Dalai Lama ke-14

Kamis, 12 May 2011 03:53 WIB


Anand Krishna bersama 6 pengurus Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) mengunjungi Sarnath, India pada Senin (5/1/2008). Mereka mempersembahkan patung Buddha (terbuat dari batu setinggi 2,5 meter) kepada Yang Mulia Dalai Lama ke-14 Tenzin Gyatso selaku pemimpin spiritual dan pemerintahan rakyat Tibet di pengasingan. Pasca diinaugurasi secara langsung oleh Dalai Lama ke-14, patung tersebut akan diletakkan di Central Institue of Higher Tibetan Studies Deemed University. Tepatnya di daerah Uttar Pradesh, India.

Buah karya pahat seniman Bali, Nyoman Alim itu terbuat dari batu yang sama dengan bahan baku Candi Borobudur. Salah satu keajaiban dunia tersebut dibangun pada abad ke-9 Masehi di antara Kali Opak dan Sungai Progo di Jawa Tengah. Anand mengatakan bahwa persembahan ini untuk memperkuat ikatan spiritual dan budaya masyarakat Indonesia dan Tibet. Dengan mempersembahkan patung dari Indonesia kepada Dalai Lama yang kemudian diletakkan di tanah India semoga rakyat Tibet, India, dan Indonesia dapat bersatu dalam cinta, damai, dan harmoni.

Menurut Dalai Lama ke-14, terdapat hubungan erat antara Sriwijaya dan Tibet. Yakni melalui Atisha Divankara, seorang biarawan Buddhis asal Benggali, India. Beliau pernah belajar selama 10 tahun dari Dharmakirti - Svarnadvipi. Seorang guru spiritual yang hidup pada masa Sriwijaya di Sumatra pada abad ke-11 Masehi. Kemudian, Atisha Divankara melawat ke Tibet dan mengajarkan teknik meditasi Tong-Len yang notabene beliau pelajari dari Sang Master.

Intinya bagaimana menarik negativitas dan mentransformasikannya menjadi positivitas. Hingga saat ini nama tokoh Dharmakirti-Svarnadvipi begitu lekat dalam hati Dalai Lama ke-14 dan masyarakat Tibet. "Karena itu, kami dari Tibet mempunyai hubungan yang dekat secara spiritual dengan Indonesia, meskipun secara geografis berjauhan," ujar Dalai Lama.

Maya Safira Muchtar, selaku ketua Yayasan Anand Ashram, mengatakan saat ini tak banyak orang Indonesia yang mengetahui hubungan sejarah antara Sriwijaya dan Tibet tersebut. Masyarakat Tibetlah yang mendokumentasikan dan melestarikan ajaran spiritual itu selama ratusan tahun. Pengirimaan patung Buddha ini ialah bentuk ungkapan rasa terima kasih atas jasa besar tersebut. Sejumlah media elektronik dan cetak di India, seperti Hindustan Time, K TV, DD News, dan Z News hadir meliput acara ini.

Akhir kata, kunjungan Anand Krishna kepada Dalai Lama ke-14 ini merupakan satu peristiwa bersejarah guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas antara bangsa Indonesia dengan Tibet. "Kita, kedua bangsa, ini merupakan bagian dari peradaban Lembah Sungai Shindu (membentang dari Afganistan sampai Australia, termasuk kepulauan Nusantara lama) yang satu adanya. Kita dapat bersama memberikan tanggapan yang bijak, tanpa kekerasan dan penuh kasih bagi masalah kemanusiaan di dunia dewasa ini. Yakni bergotong-royong mewujudkan mimpi kita bersama, ‘One Earth, One Sky, and One Humankind' - Satu Bumi, Satu Langit, Satu Umat Manusia," tandas Maya Safira Muchtar.

http://www.rimanews.com/read/20110512/27582/anand-krishna-persembahkan-patung-buddha-untuk-yang-mulia-dalai-lama-ke-14

Tidak ada komentar: